Jul 20

Loving you is hurt sometimes
I'm standing here you just don't bye
I'm always there you just don't feel
Or you just don't wanna feel
Don't wanna be hurt that way
It doesn't mean I'm givin up
I wanna give you more
And more and more

Loving you is hurt sometimes…. I am standing here… Yups, itu adalah penggalan dari lagunya D’Cinnamons, loving you. Nggak tau kenapa, akhir akhir ini seneng banget ama lagu itu. Udah lama g nulis blog juga gara gara lagu itu (llah, apa hubungannya nulis blog ama lagu?)

Cieee.. patah hati nih ceritanya? Bukan mas, bukan patah hati, catat ya, tapi broken heart, jadi kalo dibahasa indonesiakan jadi hati yang patah, bukan patah hati (halah, ra penting..). Yah, begitulah, cross bottom yang udah 9 tahun aja bisa gagal, apalagi saia yang baru 2 tahun,, apalagi si jon yang cuman 9 Bulan, hahahahahahaha…

Terus? udah bubaran dong ama yang diatas? Ya nggak lah mbak, KTP saia masih tertulis islam kok, belum bubaran beneran.. Cuman kadang kadang lupa sholat (kadang ya, ingat, kadang kadang aja, kalo septo ato jon sih, memang sering). Lha terus apa hubungannya ama broken heart dong mas?

Yah, it just broken. Titik. Gitu aja sih. Broken wae. Putus? Llah, apa sih artinya status, wong bukan istri juga kok, yang penting hati. Kalau hati sudah tidak bisa lagi, buat apa dipaksain, ya nggak?

Kalo ditanya, sakit apa nggak sih? Ya jelas aja sakit lah.. Bayangin aja, 2 tahun ngejalanin semuanya bareng bareng, susah ama seneng, nggak pernah ada masalah yang berarti… Terus tiba tiba dijatuhin dari atap gedung? Gimana nggak mati coba? Iya, kalo gedungnya cuman lantai 1 atau dibawahnya ada trampede sih, nggak mati. Tapi klo gedungnya Lantai 24? Yah, mungkin nggak mati sih, cuman mecedel (kayak babi dilindas buldozer, kekekekeke).

Anyway, sakit ato nggak, show must go on (katanya Queen). Tapi karena saia nanti jadi King (bukan radja, raja racun, apalagi raja singa ya..), ya jadinya show juga must go on (llah, opo bedane jal?). Yah, pokoknya, hidup harus jalan terus lah.. Masak gara gara hal beginian harus bunuh diri sih? Mending bunuh ayam, terus disate, ya nggak?

Well.. just remembered her last word.. “I’m not that good for you”… klo dalam bahasa cewek sih artinya jadi “You’re noot good enough for me”.. To bad, isn’t it? It will be hard to find someone like you again.. But I wish there is more person like you in this world. Just need little hard work to find another, right?

Loving you is hurt sometimes... But i'm still loving you..

Mar 16

Akhirnya saiya menyerah. Daripada dibilang g nasionalis mendingan saiya nulis blog pake mode billing ual aja deh. Maksudnya klo lagi pengen nulis pake boso linggis, ya tak tulis pake boso linggis, klo pengen make bahasa indon (katanya orang2 malingsia), ya make bahasa indon.

Sebenernya ngga ada yang penting yang mau kuceritain sih. Tapi berhubung blog nya udah vakum berhari hari (atau berminggu minggu?), tetap harus ada yang ditulils. Tul nda? Keinget juga si, kata katanya seseorang (entah siapa, lupa, ada yang tahu?) yang bilang kalo “Sampaikanlah, walau hanya satu ayat”. Mangkanya, karena itu saiya sampaikan, walau hanya satu ayat.

Kemaren saiya sempat sakit 1 minggu. G enak pek, sakit tu, yaqin, g direkomendasikan wis. Karena tempat saya training tidak bisa memberikan ijin sakit loyalitas saiya pada perusahaan sangat tinggi, saiya paksakan untuk masuk training. Kronologisnya begini. Duh sek gatel, tak kukur kukur dulu.

Tanggal 29 Feb, karena di kosan g ada mainan (baca: komputer), akhirnya kuputuskan untuk menempuh perjalanan panjang sejauh jarak antara mipa selatan dengan parsley di jakal. Sebenernya bisa aja naek metromini, yang full AC (Angin Cendela) dan full Music (bob marley ala blok m), tapi gara garanya saiya lagi pengen olahraga (baca: pengen ngirit), akhirnya diputuskan untuk menempuh perjalanan mencari kitab suci hiburan malam dengan berjalan kaki.

Read the rest of this entry »

Feb 10

It’s really hard to write what is actually in our mind in english (”linggis” in Bahasa Indonesia) language. Sometimes, your head can’t translate well what you’re really think. Pff… Anyway, I’ll try to tell my story of my early week in Djakarto City, city of lights, city of pollutions, city of moral degradation, and of course, city of babes.

I arrived at Gambir Station at 19 pm , 29 Jan. I was looking around for a taxi. Someone offer for a taxi. I asked him, “It is a blue bird taxi?”. “No.” , he answered. I said, “I’m sorry sir, I’m looking for a blue bird taxi”. Surprisingly, he replied with shouting (in Indonesia) “Dasar banci, badan doang aja yang gedhe, banci !!”. It means (kinda) : damn you, fucking transexual. What a shit. Being intimidated at my first step in Djakarto? Damn..

Read the rest of this entry »

Jan 31

At around nine o’clock today, a sms went in to my handphone. It was from one of my student in Introduction to IT labwork course. Well, actually, i don’t even know his/her name. Gyahahahaha. Well, that’s not really important. He/She asked me what is his/her grade.

Read the rest of this entry »

Jan 28

Well, I almost can’t say anything..

It’s just hard to say goodbye..

It’s just,, I’ll be missing you,, really…

Thank you for everything, Jogja..

Farewell…

Jogjakarta, 28 January 2008, my last post as jogja citizen

Jan 23

Gosh, finally it’s up again. One year without any activity, is same with death for a blogger. But, afterall, I’m back… Mhwahwahwahwahwa

There is a lot of things that i’d like to share. But I’m too tired to write.. Well, I think I’ll just edit this post later. See ya..